ava mozillians

ava reps

Tea + Linux = Developer Friendly OS

Minggu, 23 Oktober 2016 | 2pm-5pm | Registrasi

TeaLinuxOS adalah sistem operasi turunan Ubuntu yang berorintasikan pada pemprograman, sehingga segala sesuatu didalamnya (seperti Aplikasi, Tema, Setup, dll) telah dirancang sesuai kebutuhan programmer / pengembang aplikasi, sehingga mereka dapat dengan mudah melakukan coding tanpa harus berfikir keras tentang lingkungan development yang membingungkan, khususnya untuk seseorang yang baru terjun di pemprograman.

Selengkapnya

MozBelajar: Firefox Add-ons using WebExtensions

Sabtu, 22 Oktober 2016 | 1pm-5pm | Registrasi

Firefox mengubah sistem add-ons dan menggantinya dengan WebExtensions seperti Chrome. WebExtensions akan berperilaku seperti Firefox add-ons lainnya; akan ditandatangani oleh Mozilla, dan ditemukan melalui addons.mozilla.org (AMO) atau melalui situs-situs developer. Dengan API ini, developer Extensions harus dapat membuat Extensions yang sama tersedia di Firefox dan Chrome dengan jumlah minimal perubahan untuk mengemas kembali pada setiap platform.

Selengkapnya

Berita terbaru dari tim Pengembang & Marketing pasca MozLondon

Saya sangat beruntung bisa diundang Mozilla untuk menghadiri konferensi tahunan mereka (Mozilla All Hands) tahun ini di London. Mozilla All Hands London, dilaksanakan dari tanggal 13 sampai dengan 17 Juni 2016 di 3 lokasi berbeda, yaitu Hilton London Paddington, Hilton London Metropole, dan The Landmark. Dan kali ini, saya diundang oleh tim Marketing untuk bekerja sama secara langsung dengan tim Support Mozilla.

Dalam sesi pleno di hari kedua, Mitchell Baker, selaku Eksekutif Chairwoman di Mozilla Foundation, menjelaskan bahwa meskipun banyak perubahan yang saat ini sedang terjadi di Mozilla, ia ingin mendorong kita untuk:

  • Tetap beraksi
  • Mengajak orang lain
  • Berubah
  • Memanfaatkan ketakutan kita

Selain itu, banyak juga pelajaran dan informasi menarik yang saya dapat dari acara MozLondon ini. Diantaranya adalah beberapa berita terbaru dari tim Marketing dan beberapa proyek menarik dari tim pengembang di Mozilla.

  • Open sourcing Marketing work

Tahun ini, Mozilla  melakukan banyak perubahan dan pembenahan di berbagai divisi. Salah satunya yang terjadi di tim Marketing adalah membuka kesempatan bagi sukarelawan untuk ambil bagian dalam kegiatan Marketing, salah satunya di social media. Ada juga program Mozilla Open Design yang diinisiasi untuk mengajak sukarelawan dalam proses rebranding identitas Mozilla yang baru.

  • Bahasa Pemrograman Rust

Rust merupakan bahasa pemrograman moderen yang pengembangannya didukung oleh Mozilla. Meskipun pengembangannya didukung Mozilla, Rust merupakan proyek yang terbuka bagi semua komunitas. Di Indonesia sendiri, saya rasa belum banyak yang mengenal bahasa pemrograman satu ini. Namun, dari sesi Rust Training yang saya ikuti di MozLondon kemarin, Rust ternyata memiliki beberapa fitur yang menarik untuk dipelajari lebih lanjut. Bagi yang tertarik untuk mempelajari Rust, bisa mengakses situs dan dokumentasinya langsung di sini.

  • Web engine Servo

Jika Rust adalah bahasa pemrograman, maka Servo merupakan salah satu contoh produk Rust. Servo sendiri merupakan web engine terbaru yang dikembangkan Mozilla, bekerja sama dengan Samsung. Kabarnya karena menunjukan performa & kecepatan yang lebih baik dari Gecko, Servo digadang-gadang sebagai cikal bakal pengganti web engine yang dipakai Mozilla Firefox selama ini. Kita tunggu saja berita selanjutnya.

  • MozVR

MozVR adalah inisiatif Mozilla untuk membawa teknologi VR ke dunia web terbuka. Salah satu proyek yang dikembangkan oleh tim MozVR adalah A-frame. A-frame sendiri merupakan framework open source untuk membuat obyek 3D dan pengalaman virtual reality di web.

Itu adalah sepekan yang melelahkan sekaligus penuh inspirasi karena saya mendapat banyak pengalaman baru. Saya harap dengan pengalaman baru ini, saya tidak hanya bisa menjadi kontributor yang lebih baik, namun juga bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut berkontribusi bersama di Mozilla. 

Mari Bermain dan Belajar tentang Enkripsi dengan Codemoji

Baru-baru ini, Mozilla meluncurkan sebuah tool atau aplikasi baru untuk mengajak kita bermain sekaligus belajar tentang Enkripsi, yaitu Codemoji. Setelah mencoba, saya harus mengakui ini adalah sebuah aplikasi berbasis web yang sangat menarik. Bahkan akan sangat menyenangkan apabila bisa diperkenalkan ke lingkup pendidikan, terutama sekolah-sekolah. Banyak dari kita yang mungkin selama ini hanya sekedar menggunakan aplikasi tanpa memperdulikan bagaimana aplikasi tersebut bekerja, dan apakah keamanan kita dijaga dengan baik. Sebut saja aplikasi berkirim pesan, misalnya Whatsapp, Blackberry Messenger, WeChat, Line App, dan populer belakangan ini seperti Telegram. Apakah kita sudah memperhatikan keamanan aplikasi-aplikasi tersebut? Apakah pesan yang kita kirim sudah di enkripsi, agar keamanan pesan kita terjaga?

Berikut adalah penjelasan tentang Enkripsi yang kami sadur dari website Wikipedia.

"Di bidang kriptografi, enkripsi adalah proses mengamankan suatu informasi dengan membuat informasi tersebut tidak dapat dibaca tanpa bantuan pengetahuan khusus. Dikarenakan enkripsi telah digunakan untuk mengamankan komunikasi di berbagai negara, hanya organisasi-organisasi tertentu dan individu yang memiliki kepentingan yang sangat mendesak akan kerahasiaan yang menggunakan enkripsi. Di pertengahan tahun 1970-an, enkripsi kuat dimanfaatkan untuk pengamanan oleh sekretariat agen pemerintah Amerika Serikat pada domain publik, dan saat ini enkripsi telah digunakan pada sistem secara luas, seperti Internet e-commerce, jaringan Telepon bergerak dan ATM pada bank."

Jadi enkripsi pada dasarnya sudah sering kita temui pada kehidupan kita sehari-hari, hanya saja seringkali kita tidak menyadarinya. Contohnya adalah ketika kita menggesek kartu ATM atau Kartu Kredit, angka-angka yang dimasukkan adalah angka-angka yang sudah di enkripsi menjadi kode-kode atau sandi.

Jadi lewat Codemoji, Mozilla mengajak kita untuk lebih memahami pentingnya Enkripsi, terutama dalam kehidupan online kita. Untuk mempelajari lebih jauh tentang Enkripsi dan juga berpartisipasi bersama Mozilla, kamu bisa cek website Advokasi Mozilla.


HOW TO PLAY

Bagaimana bermain dengan Codemoji? Sangat Mudah!

1. Buka website Codemoji

2. Tulis pesan kamu pada kolom kiri (merah), lalu pilih emoji di kolom tengah (abu-abu) sebagai kunci yang digunakan untuk membuka enkripsi pesan kamu. Jadi misalnya saya membuat pesan "Mountain View, California" sebagai pesan yang akan saya enkripsi. Kemudian saya memilih emoji "Piala". Nah kemudian "Piala" ini yang akan kita jadikan sebagai hint atau petunjuk. Jadi misalnya pertanyaannya adalah "Dimanakah letak kantor pusat Mozilla?". Lalu saya memberi petunjuk/hint, "Tanda penghargaan untuk sebuah prestasi". Sehingga untuk bisa membuka pesan yang sudah di enkripsi, user harus memilih emoji yang tepat, dengan cara mencari berdasarkan petunjuk/hint dari kita. Apabila user berhasil memilih emoji yang tepat, maka pesan yang di enkripsi akan tampil di kolom kanan (putih).

3. Bagikan link Codemoji kamu ke teman-teman kamu, tantang mereka untuk memecahkan kode kamu!


Begitulah cara menggunakan atau bermain dengan Codemoji. Sangat mudah bukan? Ayo dicoba! :D (YS)

Mozilla Community Space Jakarta Resmi Dibuka

Berfokus Pada Edukasi dan Kolaborasi Bersama Pengembang Lokal

Jakarta Pusat, DKI Jakarta, 13 Mei 2016 - Mozilla Community Space Jakarta secara resmi dibuka Jumat, 13 Mei 2016. Ini merupakan ruang komunitas keempat di Asia setelah Taipei (Taiwan), Bangalore (India), dan Manila (Filipina). Berlokasi di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Mozilla Community Space Jakarta difokuskan sebagai ruang edukasi dan pelatihan mengenai teknologi internet dan tempat kolaborasi bersama komunitas pengembang lokal.

Mozilla Community Space Jakarta bukan kantor Mozilla di Indonesia, melainkan sebuah ruang komunitas yang dikelola oleh Komunitas Mozilla Indonesia dengan dukungan Mozilla. “Mozilla Community Space Jakarta merupakan wadah yang didukung langsung oleh Mozilla, bekerjasama dengan rekan­rekan Komunitas Mozilla Indonesia. Ruang komunitas ini hadir sebagai wadah—terutama bagi rekan­rekan pengembang web. Ruang komunitas ini gratis dan terbuka untuk digunakan bagi kegiatan lokakarya dan pelatihan. Semoga ruang komunitas ini bisa bermanfaat untuk banyak orang, terutama mencerdaskan teman­teman yang datang dan hadir di setiap a cara yang berlangsung di sini,” ucap Yofie Setiawan, Mozilla Representative dari Jakarta sekaligus Space Manager dari Mozilla Community Space Jakarta.

Sebagai wujud rasa syukur dan perayaan atas hadirnya Mozilla Community Space Jakarta, Komunitas Mozilla Indonesia menggelar malam pembukaan pada hari Jumat, 13 Mei 2016. Acara pembukaan berlangsung di Workroom, Jalan Cikini No. 9 Jakarta Pusat, mulai pukul 19:00 WIB. Selain mengundang pegiat komunitas pengembang lokal, acara ini juga dihadiri oleh para rekanan serta wartawan media cetak maupun elektronik.

Dalam malam pembukaan ini hadir pula Brian King, Participation Partnership dari Mozilla yang datang untuk meresmikan Mozilla Community Space Jakarta. “Mozilla membuka ruang komunitas fisik keempat yang dijalankan oleh sukarelawan di Jakarta, setelah Bangalore, Manila, dan Taipei. Satu ruang komunitas lainnya akan segera dibuka di Berlin. Mengapa Jakarta? Komunitas Mozilla di sini adalah salah satu komunitas kami yang paling aktif di dunia, yang telah berakar dan memiliki jejaring kuat di ranah teknologi. Indonesia adalah negara yang penting dengan kehadiran di web yang dinamis, dan kami ingin terlibat dengan lebih banyak pihak untuk membuat pengalaman daring yang lebih baik untuk semua orang,” kata Brian.

“Ruang komunitas ini tak hanya diperuntukkan bagi para Mozillians saja. Tempat ini merupakan wadah untuk menyelenggarakan banyak acara. Kami akan mengadakan presentasi, lokakarya, dan ­jenis acara yang lain untuk melibatkan diri dengan beragam komunitas di Jakarta. Kami akan bekerja sama dengan organisasi lain yang selaras dengan misi Mozilla untuk menjaga internet sebagai sumber daya publik global untuk membuka kemungkinan mereka mempergunakan ruang komunitas ini dan mengerjakan ­proyek bersama Mozilla. Marilah bergabung bersama kami!” ajaknya.

Selain dibuka untuk mengadakan acara yang berkaitan dengan Mozilla dan ragam kegiatan lain yang berfokus pada teknologi, Komunitas Mozilla Indonesia juga mengundang komunitas open source lainnya untuk berkolaborasi dalam berbagai bidang dengan mengadakan bermacam-­macam kegiatan di Mozilla Community Space Jakarta.

Flickr Album

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Dian Ina Mahendra
Community Relations Manager
Mozilla Community Space Jakarta
E: Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya
T: +62816557684

Irayani Queencyputri
Mozilla Event Manager
Mozilla Community Space Jakarta
E: Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya
T: +628119852317

Halaman 3 dari 7