Banner

ava mozillians

ava reps

#MozKopdarMLG - International Privacy Day

Bulan lalu, akhirnya sukses mengadakan #MozKopdar di Malang, setelah sempat vakum selama hampir 4 tahun. Alhamdulillah walaupun dibarengi dengan hujan lebat, tapi tetap ada yang datang. Ya kan gak seru ngadain kopdar tapi yang datang saya sendiri😂.

Pada kopdar yang diadakan bersamaan dengan hari privasi internasional ini, kami dari Mozilla Indonesia membawa materi berupa beragam tools untuk menjaga privasi saat berselancar, diantaranya adalah Firefox Monitor yang dapat membantu anda untuk tetap up-to-date terhadap penggunaan password, dimana Monitor akan memberikan anda warning apabila terdapat suatu layanan yang anda ikuti, akunnya berhasil dibobol. Anda akan disarankan untuk segera mengganti password pada akun tersebut. Terdapat juga Firefox LockWise yang akan membantu mengatur beragam password yang anda miliki. Karena semakin hari semakin banyak layanan baru yang mengharuskan anda untuk membuat akun dan password baru. Nah, bila anda menggunakan Firefox LockWise dan juga Monitor, maka LockWise akan mencari dari semua akun yang anda miliki, apakah pernah ada terjadi kebobolan di salah satu akun di dalam LockWise. Apabila ada, maka anda akan diingatkan untuk segera mengganti password pada akun tersebut.

Selain LockWise dan Monitor, pada Firefox desktop juga sudah terpasang protokol DOH, yaitu protokol DNS Over Https yang mana akan mengalihkan request DNS menjadi melalui HTTPS. Protokol ini sangat membantu menyamarkan request anda ke website dari orang-orang yang tidak perlu tahu. Atau, minimal kalau anda di Indonesia, bisa menggunakan protokol ini untuk membuka vimeo dan reddit, to name a few.

Selain membahas tentang feature privacy, kami juga sedikit sharing aplikasi Firefox Lite dari Mozilla. Ini adalah Firefox Browser untuk Android yang khusus dibuat untuk handphone dengan kapasitas kecil. Feature lengkap dari Firefox Lite akan saya bahas di tulisan lain.

Setelah kopdar akhir bulan lalu, kami dari Mozilla Indonesia juga berencana untuk mengadakan kopdar lain di bulan Maret. Untuk tanggal dan topik masih sedang digodog. Mungkin anda yang di Malang ada ide ingin bahas apa di kopdar berikutnya? Boleh urun saran di grup telegram Mozilla Indonesia.

MozKampus, Universitas Telkom Bandung

Jakarta, 13 Desember 2019 - Setelah perilisan Firefox Lite 2.0 pada bulan lalu, tepatnya pada 27 November 2019 yang bertempat di Ritz Carlton - Jakarta, acara perayaan pun dilakukan di Mozilla Community Space Jakarta pada sore harinya. Acara ini terbuka untuk umum dan juga merupakan acara pendukung yang diinisiasi oleh Mozilla Indonesia dalam mengenalkan fitur-fitur terbaru di Firefox Lite versi 2.0 dan peramban Firefox (versi web).

Selain para sukarelawan dan teman-teman komunitas Mozilla Indonesia, acara ini juga dihadiri oleh beberapa tim dari Mozilla Taiwan diantaranya Stan Leong (Vice President & General Manager Emerging Markets), Cindy Hsiang (Staff Product Manager - Firefox Browser), Joe Cheng (Product Manager - Emerging Markets), Amy Huang (Research Team), Peyton Sun (Marketing), Carol Hsu (Marketing), Erin Chang (Marketing), Vance Chen (Engineering Team).  Stan, Joe dan Cindy membawakan kembali materi yang dipresentasikan di acara Press Conference perilisan Firefox Lite yang memperkenalkan fitur andalan yaitu pengalaman berbelanja terbaru di mana pengguna dapat melakukan perbandingan harga barang yang ingin dibeli hanya dengan melakukan pencarian di Firefox Lite. Selain itu Firefox Lite versi 2.0 ini juga menyematkan fitur Konten & Layanan terbaru yang terdiri dari Belanja (berisi kupon dan penawaran terbaik dari beberapa e-commerce) Game dan Berita. Peramban Firefox memperkuat performanya dengan mengimplementasikan Perlindungan Pelacakan yang Ditingkatkan atau ETP (Enhanced Tracking Protection) dengan Perlindungan Pelacakan Sosial (Social Tracking Protection) yang mana intensi utamanya masih akan dan terus sama yaitu menyediakan opsi perlindungan privasi yang lebih baik untuk penggunanya. Kemudian Firefox 70 juga mengintegrasikan peringatan untuk penyalahgunaan data kita melalui akun Firefox dan membantu kita dalam membuat kata sandi kompleks untuk akun daring dengan fitur Complex Password Generation.

Rangkaian acara pendukung juga dilakukan di luar Jakarta tepatnya di Telkom University, Bandung. Mozilla Indonesia bekerja sama dengan himpunan kampus, TOSCA (Telecomunication Science Association) melakukan acara bertemakan “Web VR & What’s New in Firefox Lite”. Acara ini dibawakan oleh tiga rekan volunteers yaitu Hanif Faiq, Iffan Majid dan Lidya Christina. Acara ini dimulai dengan pembukaan dan sambutan oleh ketua himpunan TOSCA Agus Mulyana, dilanjutkan perkenalan tentang Mozilla Indonesia yang dibawakan oleh Hanif dengan penuh keakraban karena kebetulan Hanif tidak hanya merupakan bagian dari Mozilla Indonesia (sebagai Mozillian, bagian dari tim sosial media Komunitas Mozilla Indonesia dan keyholder di Mozilla Community Space Jakarta) namun juga bagian dari komunitas TOSCA serta masih berstatus sebagai mahasiswa aktif di Telkom University. Pada sesi tersebut Hanif mempresentasikan tentang apa itu Mozilla beserta project dan produk yang diinisiasi dan didukung oleh Mozilla. Lalu berlanjut menjelaskan tentang Mozilla Indonesia yang merupakan bagian dari komunitas global Mozilla.

Kemudian materi tentang Firefox Lite dan Firefox 70.0 dibawakan oleh Lidya, salah satu Mozilla Representatif dan keyholder di Mozilla Community Space Jakarta. Selain memperkenalkan fitur-fitur yang tersemat di versi terbaru Firefox Lite dan Firefox 70.0, Lidya juga menceritakan sedikit tentang pengalaman volunteering non-teknisnya melalui pelokalan proyek dan produk Mozilla. Kemudian sharing ini diakhiri dengan mengajak teman-teman yang hadir untuk ikut berpartisipasi dalam Mozilla Campaign dalam membuat 5000 akun Firefox baru (baca lebih lanjut di sini) yang tentu tujuannya adalah menyebarluaskan pentingnya privasi dan menjaga identitas pribadi saat daring. Dengan lebih banyak yang bergabung, kita sudah ambil bagian dalam meningkatkan kesadaran teman ataupun orang-orang di sekitar, bahwa kita punya kendali pada aktivitas daring agar tidak dimanfaatkan dan/atau disalahgunakan untuk keuntungan pihak tertentu tanpa sepengetahuan kita.

Sesi berikutnya dibawakan oleh Iffan yaitu mengenai Web Virtual Reality (Web VR). Iffan adalah Mozillian dan juga salah satu keyholder di Mozilla Community Space Jakarta. Iffan berbagi mengenai materi ini sembari belajar sehingga sesi ini dijabarkan dengan sederhana dan bertahap ditambah diselingi dengan candaan khas developer ^^. Sesi ini mengupas tentang Mozilla menyediakan akses kepada semua orang untuk mempelajari teknologi VR melalui web. Seperti diketahui bersama, teknologi VR ini tidak hanya baru namun juga tidak murah meski untuk sekedar ingin tahu dan mencoba-coba. Semakin baik tampilan yang diinginkan berbanding lurus dengan harga VR headset-nya. Dengan adanya teknologi Web VR menjadi jalan tengah untuk mempelajari VR dengan biaya minim bahkan gratis.

Keseluruhan sesi ditutup dengan sesi tanya jawab dan berfoto bersama. Tunggu kunjungan Mozilla Indonesia di #MozKampus berikutnya ya!

Daftar tautan:

  1. Perkenalan tentang Mozilla dan komunitas Mozilla Indonesia, klik di sini

  2. Presentasi tentang rilis Firefox Lite & Firefox 70, klik di sini

  3. Materi Web VR oleh Iffan Majid, klik di sini

  4. Tautan lainnya seputar #WebVR

    1. https://mozvr.com

    2. https://aframe.io

    3. https://glitch.com

    4. https://webvr.info

    5. https://webvr.rocks

Folder untuk cari foto MozKampus Bandung : https://drive.google.com/open?id=1p3HA93xAiKZxBGfHLVmDRfpziVpEHENP

Firefox Lite Bertransformasi Menjadi Platform Mobile Browser Multi-Fungsi

Jakarta, 27 November 2019 - Firefox Lite tambahkan fitur belanja, games dan berita. Mozilla juga perkenalkan Firefox terbaru yang dilengkapi dengan proteksi keamanan dan privasi yang canggih. Mozilla, organisasi nirlaba pelopor dan pendukung konsep Open Web, secara resmi memperkenalkan versi terbaru Firefox Lite di Indonesia. Firefox Lite versi terbaru ini adalah platform mobile browser lengkap yang menawarkan fitur multi- fungsi serta memungkinkan pengguna untuk merasakan pengalaman berinternet yang lebih mudah, efisien dan aman. Aplikasi ini menawarkan pengalaman browsing baru dengan fitur perbandingan harga produk yang mudah digunakan, penawaran berbelanja, main game gratis, dan berita populer dalam satu platform.

Indonesia memiliki lebih dari 150 juta pengguna Internet secara nasional, dengan 95% di antaranya adalah pengguna mobile*. Indonesia juga menempati urutan ketujuh sebagai pasar Firefox terbesar di dunia dan terbesar di Asia Tenggara, yang akhirnya menjadikan Indonesia sebagai pasar salah satu pasar paling penting bagi Mozilla. Hal ini juga menjadi alasan kenapa Mozilla memilih Indonesia sebagai negara pertama dimana mobile browser ringan terbarunya diluncurkan.

Fitur terbaru yang ditawarkan Firefox Lite adalah desain baru yang memungkinkan pengguna mengakses konten belanja, games, dan berita yang terintegrasi hanya dengan satu ketukan.

a. Belanja
Fitur belanja baru di Firefox Lite memperkenalkan Smart Shopping Search dengan kemampuan membandingkan harga dan spesifikasi produk dengan mudah dari berbagai situs e-commerce. Para pengguna dapat mengetuk untuk mengganti pilihan produknya. Selain itu, Firefox Lite memperkenalkan dirinya sebagai pusat perbelanjaan lengkap dengan berbagai penawaran berbelanja, kupon dan voucher dari berbagai situs.

b. Permainan
Firefox Lite juga memperkenalkan fitur games, dimana lebih dari 100 permainan instan dan gratis tersedia untuk dimainkan di waktu luang. Pengguna dapat membuat shortcuts di layar handphone, sehingga dapat lebih mudah untuk ditemukan dan dimainkan kembali tanpa harus menginstal aplikasi game.

c. Berita
Untuk memenuhi kebutuhan pengguna akan informasi terbaru dan terpercaya, Firefox Lite memperkenalkan fitur berita. Para pengguna dapat membaca berita terkini dari media-media terpercaya di Indonesia hanya dengan satu platform.

“Di Mozilla, kami selalu tertantang untuk menghasilkan berbagai inovasi dan fitur yang relevan bagi pengguna kami. Data internal kami menunjukkan bahwa lebih dari 60% pengguna menginginkan konten di Firefox Lite. Dengan popularitas mobile gaming, online shopping, dan konsumsi berita yang tinggi di Indonesia, kami sangat senang dapat memperkenalkan platform mobile browser kami untuk memenuhi kebutuhan pengguna dan menjadikan pengalaman berinternet mereka lebih nyaman dan efisien,” ujar Stan Leong, VP and General Manager of Emerging Markets, Mozilla.

Mempertahankan fitur terbaik dari versi sebelumnya, Firefox Lite terus memberikan pengalaman browsing Internet yang cepat melalui fitur Turbo Mode, yang semuanya dilakukan tanpa harus menaikan ukuran aplikasi dari 5MB. Fitur Advanced Private Browsing yang dilengkapi perlindungan pelacakan memungkinkan Firefox Lite dapat mencegah pengiklan dan situs-situs untuk melacak pengguna.

 

Browser Firefox Terbaru

Selain Firefox Lite, Mozilla juga memperkenalkan Firefox Browser terbaru secara global pada bulan lalu. Sejalan dengan misi awal Mozilla yaitu untuk melindungi internet dan semua orang yang ada di dalamnya, browser ini juga bertujuan untuk mendorong para pengguna untuk melindungi privasi online mereka.
Berdasarkan data dari We Are Social tahun 2019, 63 persen pengguna internet di Indonesia menginstal ad blocker, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan pengguna internet terbanyak yang mengadopsi program tersebut di seluruh dunia. Angka ini menunjukkan tingginya permintaan pengalaman berinternet personal dan aman dari para pengguna. Maka dari itu, Enhanced Tracking Protection (ETP) dari Firefox Browser sudah dinyalakan secara otomatis sejak versi sebelumnya. Fitur ini berguna untuk memperkuat keamanan dan privasi seluruh pengguna kami di seluruh dunia, yang juga membedakan Firefox Browser dengan browser lainnya.

Pada versi terbaru ini, pengguna dapat melihat berbagai cara ETP dalam memberikan keamanan, antara lain dengan memberikan laporan Firefox Privacy Protections, yang memungkinkan pengguna untuk mengawasi aktivitas pelacak dari setiap situs yang mereka kunjungi, dan dasbor perlindungan privasi.
Sejak peluncuran fitur ETP, Firefox telah memblokir total lebih dari 400 miliar pelacak dengan 10 miliar lebih pelacak yang diblokir setiap hari. Rata-rata pengguna Firefox di Indonesia memiliki 197 pelacak terblokir setiap harinya. Fitur ETP disempurnakan dengan laporan FIrefox Privacy Protections yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, serta melaporkan hal-hal seperti:

a. Mengetahui jumlah cookies yang diblokir
Fitur ETP mencegah cookies pelacak pihak ketiga untuk membuat profil online berdasarkan aktivitas online pengguna. Kini pengguna dapat melihat jumlah pelacak antar situs dan media sosial, finger printers, dan crypto miners yang telah diblokir dengan FIrefox Browser.

b. Mengetahui kebocoran data dengan Firefox Monitor
Pengguna dapat melihat ringkasan jumlah password tidak aman yang mungkin dapat menyebabkan kebocoran data, sehingga pengguna dapat memperbarui dan mengganti password.

c. Manajemen password dan perangkat terhubung dengan Firefox Lockwise
Pengguna dapat melihat jumlah password yang tersimpan di Firefox Lockwise, serta dapat memantau dan mengatur jumlah perangkat terhubung dan telah ter-log in dengan password pengguna.

Firefox Lite untuk Android bisa di unduh di sini.

 

Tentang Mozilla
Mozilla adalah pelopor dan pendukung Web selama lebih dari 20 tahun. Kami merupakan perusahaan global dengan misi untuk mempromosikan inovasi dan peluang melalui Web. Hari ini, ratusan juta orang telah menggunakan Firefox Browser untuk menjelajahi, merasakan, dan terhubung dengan Web di komputer, tablet, dan perangkat seluler. Bersama dengan komunitas pengembang dan kontributor global kami yang dinamis, kami menciptakan dan mempromosikan standar terbuka (open standards) yang memastikan internet tetap menjadi sumber informasi publik, terbuka dan dapat diakses oleh semua. Jelajahi lebih lanjut di: mozilla-next.com

Untuk pertanyaan media, silakan hubungi Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya .

Liputan Mozilla All Hands Whistler 2019

Pada tanggal 17 sampai 19 Juni 2019 lalu, 3 anggota komunitas Mozilla Indonesia, yaitu Yofie, Lidya, dan Kiki, berkesempatan untuk berpartisipasi pada acara 6 bulan sekali, Mozilla All Hands yang kali ini bertempat di Whistler, Kanada. Acara dibuka dengan makan malam bersama yang bersifat kasual dan untuk mengenal satu sama lain.

Ketiga anggota tersebut mendapat undangan dari tim Open Innovation. Yofie datang sebagai bagian dari Reps Council sedangkan Lidya mendapat undangan dari tim Support Mozilla (SUMO). Kiki sendiri datang sebagai bagian dari Community Development Team.

Jika biasanya plenary di Mozilla All Hands dilaksanakan hanya di hari Selasa, sekarang plenary tersebut dibagi jadi 4 sesi yang dilaksanakan dari Selasa sampai Jum’at. Plenary pertama dibuka oleh Mitchel Baker (Mozilla Chairwoman) yang menyampaikan tentang State of the Internet. Lalu disambung oleh Christ Beard (Mozilla CEO) yang menyampaikan Internal Monthly Meeting yang biasanya diadakan secara daring.

Plenary kedua dibuka oleh Mary Ellen Muckerman (VP, Brand Strategy)  yang membahas tentang bagaimana Mozilla membangun relationship secara umum dengan pengguna. Plenary selanjutnya dibuka oleh Joe Hildebrand (VP of Engineering, Firefox). Plenary terakhir, dipandu kembali oleh Mitchel Baker dan Christ Beard yang menutup rangkaian plenary dengan membahas rencana Mozilla ke depan.

Mozilla Reps Council sendiri membahas perencanaan OKR untuk paruh kedua tahun 2019. Sedangkan SUMO membahas tentang roadmap pengembangan situs support.mozilla.org, serta membahas strategi komunitas. Di setiap sesi yang kami hadiri, hampir seluruhnya berupa sesi interaktif dan tukar pendapat satu sama lain.

Kami juga berkesempatan untuk berjumpa serta makan malam bersama dengan 2 rekan lain asal Indonesia yang saat ini bekerja di Mozilla Corporation yaitu Bram (kini menetap di New Zealand) dan Josephine (menetap di San Francisco).

Rangkaian acara All Hands kali ini ditutup dengan acara hidangan malam bersama dan hiburan di The Roundhouse, yang berada di  kaki gunung Whistler. Pemandangan kaki gunung di musim panas yang sebagian ditutup salju serta menikmati senja yang lebih panjang hingga matahari terbenam di ketinggian tentunya menjadi daya tarik tersendiri dari tempat ini.

Semua berjalan dengan baik hingga kami kembali ke Jakarta. Sampai jumpa di liputan All Hands berikutnya!

Menemukan Kembali Firefox for Android: Preview

Di Firefox, kami bersemangat untuk mempersembahkan beragam solusi bagi Anda yang peduli dengan privasi dan kebebasan. Selama beberapa bulan, kami telah menyusun strategi baru bagi produk-produk kami di Android untuk memberikan layanan yang lebih baik. Kini kami dengan bangga memberitahukan bahwa akan ada sebuah peramban baru untuk perangkat Android yang tersedia untuk diuji para pengadopsi awal untuk diuji sejak saat ini. Kami akan memberikan versi terbaru dari versi aplikasi unggulan kami yang lebih baik dan kaya bulan Oktober nanti.

^ Firefox Preview — our new mobile pilot app for Android

Selalu hidup, selalu rahasia: Firefox mobile yang terbaru dan lebih baik

Lain dari perusahaan-perusahaan teknologi besar, yang baru-baru ini mulai memperhatikan aspek privasi, kami telah lebih dulu meluncurkan Firefox Focus dua setengah tahun lalu. Firefox Focus ini adalah sebuah peramban (browser) di ponsel yang memungkinkan Anda menjelajahi internet tanpa diikuti oleh para pelacak. Sambil terus menyempur nakan Firefox Focus, kami menyadari bahwa para pengguna menuntut pengalaman menjelajahi web yang lebih lengkap di ponsel mereka tanpa menggadaikan privasi dan keamanan sebagaimana aplikasi-aplikasi yang tersedia di pasaran. Maka kami memutuskan untuk membuat Firefox menjadi lebih mirip Focus tetapi dengan semua kemudahan dan fasilitas sebuah peramban berfitur lengkap di ponsel. Hasilnya adalah versi awal dari apa yang kami sebut dengan Firefox Preview.

Membawa performa Firefox Quantum ke perangkat bergerak, dengan GeckoView

Dengan Firefox Preview, kami menggabungkan hal-hal terbaik dari aplikasi Focus yang ringan dan peramban-peramban terkini kami di perangkat bergerak untuk menyuguhkan pengalaman terbaik di kelasnya. Aplikasi terbaik ini ditenagai oleh mesin peramban bergerak Firefox sendiri yang bernama “GeckoView” -- motor yang menghadirkan performa dan berfitur sama baiknya sebagaimana yang ditemukan dalam aplikasi Focus.

Anda mungkin ingat bagaimana kami merombak mesin di balik peramban Firefox untuk desktop pada tahun 2017 yang memungkinkan kami untuk meningkatkan pengalaman pengguna desktop secara signifikan. Sebagai hasilnya, Firefox Quantum sekarang berubah menjadi lebih cepat, lebih efisien, dilengkapi dengan antarmuka yang modern dan menjadi Firefox generasi berikutnya. Penerapan GeckoView juga membantu merintis perubahan radikal pengalaman penggunaan Firefox di perangkat bergerak. Sementara peramban-peramban lain di Android kini dibuat dengan Blink sebagai fondasi sehinga mencerminkan keputusan Google mengenai perangkat bergerak, mesin GeckoView milik Firefox memastikan kita dan para pengguna untuk tetap memiliki kebebasan. Membuat Firefox untuk Android juga memberikan fleksibilitas yang lebih tinggi terkait jenis-jenis fitur privasi dan keamanan yang dapat kami tawarkan bagi para pengguna perangkat bergerak. Dengan GeckoView, kami memiliki kemampuan untuk mengembangkan peramban-peramban yang lebih cepat, lebih aman dan lebih ramah pengguna yang memberikan performa yang melampaui yang sudah ada.

Membahas secara lebih spesifik lagi terkait fitur-fitur, berikut adalah sejumlah fungsi Firefox Preview yang dimungkinkan oleh GeckoView:

  • Lebih cepat dari sebelumnya: Firefox Preview dua kali lebih cepat daripada versi-versi Forefox for Android sebelumnya.
  • Cepat berkat desain: dengan layar awal dan bar navigasi bawah yang minimalis, Preview membantu Anda melakukan lebih banyak hal di perangkat bergerak Anda.
  • Tetap terorganisir: Pahami web dengan Collections, sebuah fitur baru yang membantu Anda menyimpan, mengatur dan membagikan koleksi situs web. Simpan dengan cepat dan kembali ke tugas lain yang ingin Anda kerjakan seperti rutinitas harian, daftar belanja, rencana perjalanan dan sebagainya.
  • Tracking Protection otomatis: Setiap orang berhak mendapatkan kebebasan dari pelacak iklan yang mengganggu dan pihak lainnya yang mengganggu sehingga Firefox Preview memblokir secara otomatis. Sebagai hasilnya, pengalaman pengguna dalam menjelajahi internet akan lebih cepat dan mulus.Dengan Firefox Preview, Anda akan dapat menjelajahi internet dengan lebih cepat, efisien, dan rahasia di perangkat bergerak Anda.

^ With Firefox Preview you’re browsing the mobile web faster, more efficiently and more privately

Untuk informasi lebih lengkap mengenai bagaimana Anda dapat menggunakan GeckoView dalam portofolio produk kami,  silakan kunjungi artikel blog di Mozilla Hacks.

Jadilah yang pertama untuk menguji Firefox Preview

Sebelum kami merilis produk-produk kami ke pasar, kami menjalankan sejumlah eksperimen berbeda yang akan kami pelajari dan membantu kami untuk menyempurnakan produk untuk konsumsi pasar. Misalnya, peramban desktop Firefox Quantum kami telah diluncurkan dalam bentuk versi beta, kanal terpisah yang diperuntukkan bagi para pengembang atau pengadopsi awal teknologi untuk menguji beragam fitur baru sebelum dirilis ke masyarakat luas.

Apa yang kami rilis sekarang juga versi awal dari peramban eksperimental kami untuk para pengguna Android dengan berdasarkan pada GeckoView. Firefox Preview ialah aplikasi bergerak yang terpisah serta ditujukan terutama bagi para pengembang dan pengadopsi awal teknologi yang ingin membantu kami menyempurnakan Firefox di Android. Pengalaman pengguna pada versi awal ini akan berbeda secara signifikan dari produk akhirnya, dan direncanakan akan dirilis akhir tahun ini. Kami mengandalkan para pengguna yang setia untuk mencoba dan memberikan masukan (melalui Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya atau di GitHub) yang akan memungkinkan kami untuk merilis Firefox yang sebaik mungkin dan menyempurnakan GeckoView secara terus-menerus.

Bagaimana strategi di platform bergerak kami mempengaruhi produk-produk yang telah ada

Di paruh kedua 2019, kami akan mengarahkan upaya-upaya kami pada optimasi pengalaman penggunaan Firefox pada berbagai perangkat Android. Untuk memberikan fondasi yang kuat bagi generasi peramban Firefox selanjutnya dan memfokuskan semua upaya dan sumber daya kami ke dalam GeckoView, pengerjaan Firefox Focus sekarang ini masih ditahan. Namun, jangan khawatir, karena Anda masih akan bisa menggunakan peramban yang mempriritaskan privasi Anda tersebut, Focus, dan juga masih dapat menggunakan Firefox for Android yang tersedia saat ini.

Terus ikuti kabar terbaru dari kami!

Kami harap pembaruan dari tim Firefox Mobile membuat Anda lebih tertarik pada strategi baru kami di segmen perangkat bergerak (mobile) pada tahun ini. Kami berencana untuk membawa pengalaman menggunakan peramban di perangkat bergerak ke tingkat yang lebih tinggi. Tak peduli di manapun, kapanpun atau di perangkat apapun, kami di Firefox yakin bahwa Anda akan selalu pantas mendapatkan pengalaman pengguna yang terbaik. Dan kami akan melakukan yang terbaik untuk mewujudkannya bagi Anda.

Silakan lihat pratinjau untuk Firefox for Android terbaru, dan jangan ragu untuk menyampaikan pendapat Anda mengenai aplikasi ini.

Source : https://blog.mozilla.org/press/2019/06/reinventing-firefox-for-android-a-preview/

 

Diterjemahkan oleh Akhlis Purnomo.

Liputan Mozlando 2018, Mozilla All Hands

Pada 3-8 Desember 2018 yang lalu, Mozilla mengadakan pertemuan All Hands di Orlando, Florida, Amerika Serikat mempertemukan ratusan karyawan Mozilla Corporation (MoCo), Mozilla Foundation (MoFo) dan para sukarelawan dari seluruh belahan dunia. Kali ini, ada empat orang mendapat kesempatan untuk hadir mewakili Indonesia: Yofie Setiawan, Rizki Kelimuttu, Dian Ina dan Fauzan Alfi. Sebagai informasi, Mozilla Reps Council di mana Yofie berperan saat ini merupakan salah satu bagian penting dari Mozilla Leadership yang turut menjembatani antara Mozilla dengan para sukarelawan yang tersebar di berbagai komunitas lokasi di seluruh dunia.

Pada AllHands kali ini, tim dari Indonesia berfokus pada topik-topik spesifik seperti kontribusi dalam pelokalan lewat L10n dan juga Support Mozilla yang biasa disebut SuMo. Sementara itu, Yofie sebagai salah satu Reps Council yang baru terpilih berfokus pada pertemuan inti seputar program dari Mozilla Reps, termasuk rencana program Mozilla Reps ke depan untuk dapat memberikan dampak yang lebih baik dan bisa berintegrasi dengan proyek-proyek dari Mozilla lainnya. Pada bagian Support Mozilla (SuMo) yang diwakili oleh Fauzan, bahasan pertemuan yang dilaksanakan lebih menekankan kepada bagaimana menyokong komunitas sukarelawan yang membantu penerjemahan dan pembuatan artikel Support untuk berbagai proyek dari Mozilla, termasuk juga strategi penyampaian dan tanggapan di media sosial sebagai salah satu luaran tim SuMo.

Secara umum, Mozilla sendiri pun membagikan target dan arah mereka pada tahun 2019 dan juga mengevaluasi berbagai hal yang sudah dilaksanakan selama tahun 2018. Mozilla terus berupaya agar bisa tetap relevan dan mengambil posisi yang penting dalam dunia internet ataentunya agar bisa terus menjadi bagian penting yang ikut menjaga kepentingan user dalam dunia internet atau online.

Pertemuan All Hands kali ini yang berlangsung beberapa hari ini tidak terasa melelahkan karena berbagai sisipan rekreasi juga seperti kunjungan ke Kennedy Space Center di Florida, dan juga The Wizarding World of Harry Potter, di Universal Orlando Resort, Florida.

Momen All Hands akhir tahun 2018 ini menjadi terasa spesial karena kami semua dapat berkumpul bersama dengan berbagai volunteer yang juga aktif dari berbagai belahan dunia lainnya, berinteraksi dengan rekan-rekan karyawan Mozilla lainnya untuk bisa mengenal mereka lagi serta berkolaborasi dengan lebih baik di masa yang akan datang.

#KelasMozilla - Belajar Pelokalan dengan Pontoon

Kelas Mozilla adalah kegiatan yang diadakan oleh Mozilla Indonesia di mana Mozillian bersama-sama berkontribusi dan menjadi bagian dalam suatu proyek Mozilla. Proyek-proyek Mozilla banyak dipakai orang-orang dari segala penjuru dunia. Memiliki proyek dengan bahasa lokal akan membantu menciptakan pengalaman produk yang lebih familiar bagi para pengguna. L10n (localization) atau pelokalan adalah salah satu cara berkontribusi dengan menerjemahan proyek-proyek Mozilla dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia.

Selengkapnya

Help Wanted! #MozSpaceJKT Open Source Project

Komunitas Mozilla Indonesia sedang mengembangkan sebuah proyek open source untuk mengelola ruang komunitas Mozilla Community Space Jakarta berikut dengan daftar hadir peserta. Proyek ini menggunakan Vue.js dari sisi client dan Node.js + MongoDB di sisi server. Untuk menyempurnakan proyek ini, kami butuh bantuan teman-teman yang mempunyai skill coding untuk codetribute (kontribusi berupa code) dan mengajak teman-teman sekalian untuk berkolaborasi dan ngoprek bareng. Proyek ini berupa aplikasi berbasis web. Proyek sudah berjalan, maka kontribusi yang akan dilakukan lebih kepada bug fixing dan penambahan fitur.

Teman-teman yang ingin membantu, sebaiknya sudah familiar dengan:
- Web fundamental (HTML, CSS dan JavaScript)
- Lebih baik jika sudah terbiasa menggunakan: Git dan Github, NPM.

Teman-teman yang ingin hadir dianjurkan untuk membawa laptop masing-masing.

Acara ini akan diarahkan oleh @dikyargaid, salah satu Mozilla Tech Speaker, yang juga berprofesi sebagai Front End Developer di Bukalapak.com. Diky Arga adalah project lead dari proyek ini.

Minggu, 7 April 2019
14.00 - 18.00 WIB
#MozSpaceJKT

Registrasi: http://bit.ly/MozOprek

Kami sangat membutuhkan kamu, mari ngoprek bareng. Sampai berjumpa!

Kelas Mozilla - Common Voice Sprint

Kelas Mozilla adalah kegiatan yang diadakan oleh Mozilla Indonesia di mana Mozillian bersama-sama berkontribusi dan menjadi bagian dalam suatu proyek Mozilla. Proyek Common Voice adalah inisiatif Mozilla untuk membuat perangkat yang mengajari mesin bagaimana manusia sebenarnya berbicara menjadi lebih terbuka, mudah diakses dan inklusif. Oleh karena itu, Mozilla mengumpulkan suara dari seluruh dunia dengan harapan dapat membangun dataset suara sumber terbuka terbesar. Data ini kemudian dapat digunakan untuk membuat perangkat pengenal suara sumber terbuka sebaik produk komersial yang saat ini ada di pasaran.

Selengkapnya

Firefox Developer Tools & CSS Wizarding World

Belum pernah mendengar Firefox Developer Tool? Atau sudah pernah, tapi belum tahu fitur apa yang menarik dari Firefox Developer Tool?
Dalam MozKopdar kali ini, kami akan membahas tentang Firefox Developer Tool secara sepsifik. Topik ini akan dibawakan oleh seorang Mozilla Tech Speaker sekaligus Mozilla Reps, @alexlakatos.

Setelah itu, akan ada juga presentasi tentang macam-macam pembaruan dari teknologi CSS yang dipandu oleh Mozilla Tech Speaker yang berdomisili di Singapore, @hjchen, yang akan menjelaskan bagaimana membuat layout dengan CSS sekarang jauh lebih mudah dengan berbagai properties baru seperti Grid, Flexbox, dan BoxAlignment.

Minggu, 16 Desember 2018
14.00 - 17.00
#MozSpaceJKT

Registrasi: http://bit.ly/MozKopdarDec2018

Halaman 1 dari 15