Liputan Mozilla All Hands Whistler 2019

Pada tanggal 17 sampai 19 Juni 2019 lalu, 3 anggota komunitas Mozilla Indonesia, yaitu Yofie, Lidya, dan Kiki, berkesempatan untuk berpartisipasi pada acara 6 bulan sekali, Mozilla All Hands yang kali ini bertempat di Whistler, Kanada. Acara dibuka dengan makan malam bersama yang bersifat kasual dan untuk mengenal satu sama lain.

Ketiga anggota tersebut mendapat undangan dari tim Open Innovation. Yofie datang sebagai bagian dari Reps Council sedangkan Lidya mendapat undangan dari tim Support Mozilla (SUMO). Kiki sendiri datang sebagai bagian dari Community Development Team.

Jika biasanya plenary di Mozilla All Hands dilaksanakan hanya di hari Selasa, sekarang plenary tersebut dibagi jadi 4 sesi yang dilaksanakan dari Selasa sampai Jum’at. Plenary pertama dibuka oleh Mitchel Baker (Mozilla Chairwoman) yang menyampaikan tentang State of the Internet. Lalu disambung oleh Christ Beard (Mozilla CEO) yang menyampaikan Internal Monthly Meeting yang biasanya diadakan secara daring.

Plenary kedua dibuka oleh Mary Ellen Muckerman (VP, Brand Strategy)  yang membahas tentang bagaimana Mozilla membangun relationship secara umum dengan pengguna. Plenary selanjutnya dibuka oleh Joe Hildebrand (VP of Engineering, Firefox). Plenary terakhir, dipandu kembali oleh Mitchel Baker dan Christ Beard yang menutup rangkaian plenary dengan membahas rencana Mozilla ke depan.

Mozilla Reps Council sendiri membahas perencanaan OKR untuk paruh kedua tahun 2019. Sedangkan SUMO membahas tentang roadmap pengembangan situs support.mozilla.org, serta membahas strategi komunitas. Di setiap sesi yang kami hadiri, hampir seluruhnya berupa sesi interaktif dan tukar pendapat satu sama lain.

Kami juga berkesempatan untuk berjumpa serta makan malam bersama dengan 2 rekan lain asal Indonesia yang saat ini bekerja di Mozilla Corporation yaitu Bram (kini menetap di New Zealand) dan Josephine (menetap di San Francisco).

Rangkaian acara All Hands kali ini ditutup dengan acara hidangan malam bersama dan hiburan di The Roundhouse, yang berada di  kaki gunung Whistler. Pemandangan kaki gunung di musim panas yang sebagian ditutup salju serta menikmati senja yang lebih panjang hingga matahari terbenam di ketinggian tentunya menjadi daya tarik tersendiri dari tempat ini.

Semua berjalan dengan baik hingga kami kembali ke Jakarta. Sampai jumpa di liputan All Hands berikutnya!

Menemukan Kembali Firefox for Android: Preview

Di Firefox, kami bersemangat untuk mempersembahkan beragam solusi bagi Anda yang peduli dengan privasi dan kebebasan. Selama beberapa bulan, kami telah menyusun strategi baru bagi produk-produk kami di Android untuk memberikan layanan yang lebih baik. Kini kami dengan bangga memberitahukan bahwa akan ada sebuah peramban baru untuk perangkat Android yang tersedia untuk diuji para pengadopsi awal untuk diuji sejak saat ini. Kami akan memberikan versi terbaru dari versi aplikasi unggulan kami yang lebih baik dan kaya bulan Oktober nanti.

^ Firefox Preview — our new mobile pilot app for Android

Selalu hidup, selalu rahasia: Firefox mobile yang terbaru dan lebih baik

Lain dari perusahaan-perusahaan teknologi besar, yang baru-baru ini mulai memperhatikan aspek privasi, kami telah lebih dulu meluncurkan Firefox Focus dua setengah tahun lalu. Firefox Focus ini adalah sebuah peramban (browser) di ponsel yang memungkinkan Anda menjelajahi internet tanpa diikuti oleh para pelacak. Sambil terus menyempur nakan Firefox Focus, kami menyadari bahwa para pengguna menuntut pengalaman menjelajahi web yang lebih lengkap di ponsel mereka tanpa menggadaikan privasi dan keamanan sebagaimana aplikasi-aplikasi yang tersedia di pasaran. Maka kami memutuskan untuk membuat Firefox menjadi lebih mirip Focus tetapi dengan semua kemudahan dan fasilitas sebuah peramban berfitur lengkap di ponsel. Hasilnya adalah versi awal dari apa yang kami sebut dengan Firefox Preview.

Membawa performa Firefox Quantum ke perangkat bergerak, dengan GeckoView

Dengan Firefox Preview, kami menggabungkan hal-hal terbaik dari aplikasi Focus yang ringan dan peramban-peramban terkini kami di perangkat bergerak untuk menyuguhkan pengalaman terbaik di kelasnya. Aplikasi terbaik ini ditenagai oleh mesin peramban bergerak Firefox sendiri yang bernama “GeckoView” -- motor yang menghadirkan performa dan berfitur sama baiknya sebagaimana yang ditemukan dalam aplikasi Focus.

Anda mungkin ingat bagaimana kami merombak mesin di balik peramban Firefox untuk desktop pada tahun 2017 yang memungkinkan kami untuk meningkatkan pengalaman pengguna desktop secara signifikan. Sebagai hasilnya, Firefox Quantum sekarang berubah menjadi lebih cepat, lebih efisien, dilengkapi dengan antarmuka yang modern dan menjadi Firefox generasi berikutnya. Penerapan GeckoView juga membantu merintis perubahan radikal pengalaman penggunaan Firefox di perangkat bergerak. Sementara peramban-peramban lain di Android kini dibuat dengan Blink sebagai fondasi sehinga mencerminkan keputusan Google mengenai perangkat bergerak, mesin GeckoView milik Firefox memastikan kita dan para pengguna untuk tetap memiliki kebebasan. Membuat Firefox untuk Android juga memberikan fleksibilitas yang lebih tinggi terkait jenis-jenis fitur privasi dan keamanan yang dapat kami tawarkan bagi para pengguna perangkat bergerak. Dengan GeckoView, kami memiliki kemampuan untuk mengembangkan peramban-peramban yang lebih cepat, lebih aman dan lebih ramah pengguna yang memberikan performa yang melampaui yang sudah ada.

Membahas secara lebih spesifik lagi terkait fitur-fitur, berikut adalah sejumlah fungsi Firefox Preview yang dimungkinkan oleh GeckoView:

  • Lebih cepat dari sebelumnya: Firefox Preview dua kali lebih cepat daripada versi-versi Forefox for Android sebelumnya.
  • Cepat berkat desain: dengan layar awal dan bar navigasi bawah yang minimalis, Preview membantu Anda melakukan lebih banyak hal di perangkat bergerak Anda.
  • Tetap terorganisir: Pahami web dengan Collections, sebuah fitur baru yang membantu Anda menyimpan, mengatur dan membagikan koleksi situs web. Simpan dengan cepat dan kembali ke tugas lain yang ingin Anda kerjakan seperti rutinitas harian, daftar belanja, rencana perjalanan dan sebagainya.
  • Tracking Protection otomatis: Setiap orang berhak mendapatkan kebebasan dari pelacak iklan yang mengganggu dan pihak lainnya yang mengganggu sehingga Firefox Preview memblokir secara otomatis. Sebagai hasilnya, pengalaman pengguna dalam menjelajahi internet akan lebih cepat dan mulus.Dengan Firefox Preview, Anda akan dapat menjelajahi internet dengan lebih cepat, efisien, dan rahasia di perangkat bergerak Anda.

^ With Firefox Preview you’re browsing the mobile web faster, more efficiently and more privately

Untuk informasi lebih lengkap mengenai bagaimana Anda dapat menggunakan GeckoView dalam portofolio produk kami,  silakan kunjungi artikel blog di Mozilla Hacks.

Jadilah yang pertama untuk menguji Firefox Preview

Sebelum kami merilis produk-produk kami ke pasar, kami menjalankan sejumlah eksperimen berbeda yang akan kami pelajari dan membantu kami untuk menyempurnakan produk untuk konsumsi pasar. Misalnya, peramban desktop Firefox Quantum kami telah diluncurkan dalam bentuk versi beta, kanal terpisah yang diperuntukkan bagi para pengembang atau pengadopsi awal teknologi untuk menguji beragam fitur baru sebelum dirilis ke masyarakat luas.

Apa yang kami rilis sekarang juga versi awal dari peramban eksperimental kami untuk para pengguna Android dengan berdasarkan pada GeckoView. Firefox Preview ialah aplikasi bergerak yang terpisah serta ditujukan terutama bagi para pengembang dan pengadopsi awal teknologi yang ingin membantu kami menyempurnakan Firefox di Android. Pengalaman pengguna pada versi awal ini akan berbeda secara signifikan dari produk akhirnya, dan direncanakan akan dirilis akhir tahun ini. Kami mengandalkan para pengguna yang setia untuk mencoba dan memberikan masukan (melalui Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya atau di GitHub) yang akan memungkinkan kami untuk merilis Firefox yang sebaik mungkin dan menyempurnakan GeckoView secara terus-menerus.

Bagaimana strategi di platform bergerak kami mempengaruhi produk-produk yang telah ada

Di paruh kedua 2019, kami akan mengarahkan upaya-upaya kami pada optimasi pengalaman penggunaan Firefox pada berbagai perangkat Android. Untuk memberikan fondasi yang kuat bagi generasi peramban Firefox selanjutnya dan memfokuskan semua upaya dan sumber daya kami ke dalam GeckoView, pengerjaan Firefox Focus sekarang ini masih ditahan. Namun, jangan khawatir, karena Anda masih akan bisa menggunakan peramban yang mempriritaskan privasi Anda tersebut, Focus, dan juga masih dapat menggunakan Firefox for Android yang tersedia saat ini.

Terus ikuti kabar terbaru dari kami!

Kami harap pembaruan dari tim Firefox Mobile membuat Anda lebih tertarik pada strategi baru kami di segmen perangkat bergerak (mobile) pada tahun ini. Kami berencana untuk membawa pengalaman menggunakan peramban di perangkat bergerak ke tingkat yang lebih tinggi. Tak peduli di manapun, kapanpun atau di perangkat apapun, kami di Firefox yakin bahwa Anda akan selalu pantas mendapatkan pengalaman pengguna yang terbaik. Dan kami akan melakukan yang terbaik untuk mewujudkannya bagi Anda.

Silakan lihat pratinjau untuk Firefox for Android terbaru, dan jangan ragu untuk menyampaikan pendapat Anda mengenai aplikasi ini.

Source : https://blog.mozilla.org/press/2019/06/reinventing-firefox-for-android-a-preview/

 

Diterjemahkan oleh Akhlis Purnomo.

Liputan Mozlando 2018, Mozilla All Hands

Pada 3-8 Desember 2018 yang lalu, Mozilla mengadakan pertemuan All Hands di Orlando, Florida, Amerika Serikat mempertemukan ratusan karyawan Mozilla Corporation (MoCo), Mozilla Foundation (MoFo) dan para sukarelawan dari seluruh belahan dunia. Kali ini, ada empat orang mendapat kesempatan untuk hadir mewakili Indonesia: Yofie Setiawan, Rizki Kelimuttu, Dian Ina dan Fauzan Alfi. Sebagai informasi, Mozilla Reps Council di mana Yofie berperan saat ini merupakan salah satu bagian penting dari Mozilla Leadership yang turut menjembatani antara Mozilla dengan para sukarelawan yang tersebar di berbagai komunitas lokasi di seluruh dunia.

Pada AllHands kali ini, tim dari Indonesia berfokus pada topik-topik spesifik seperti kontribusi dalam pelokalan lewat L10n dan juga Support Mozilla yang biasa disebut SuMo. Sementara itu, Yofie sebagai salah satu Reps Council yang baru terpilih berfokus pada pertemuan inti seputar program dari Mozilla Reps, termasuk rencana program Mozilla Reps ke depan untuk dapat memberikan dampak yang lebih baik dan bisa berintegrasi dengan proyek-proyek dari Mozilla lainnya. Pada bagian Support Mozilla (SuMo) yang diwakili oleh Fauzan, bahasan pertemuan yang dilaksanakan lebih menekankan kepada bagaimana menyokong komunitas sukarelawan yang membantu penerjemahan dan pembuatan artikel Support untuk berbagai proyek dari Mozilla, termasuk juga strategi penyampaian dan tanggapan di media sosial sebagai salah satu luaran tim SuMo.

Secara umum, Mozilla sendiri pun membagikan target dan arah mereka pada tahun 2019 dan juga mengevaluasi berbagai hal yang sudah dilaksanakan selama tahun 2018. Mozilla terus berupaya agar bisa tetap relevan dan mengambil posisi yang penting dalam dunia internet ataentunya agar bisa terus menjadi bagian penting yang ikut menjaga kepentingan user dalam dunia internet atau online.

Pertemuan All Hands kali ini yang berlangsung beberapa hari ini tidak terasa melelahkan karena berbagai sisipan rekreasi juga seperti kunjungan ke Kennedy Space Center di Florida, dan juga The Wizarding World of Harry Potter, di Universal Orlando Resort, Florida.

Momen All Hands akhir tahun 2018 ini menjadi terasa spesial karena kami semua dapat berkumpul bersama dengan berbagai volunteer yang juga aktif dari berbagai belahan dunia lainnya, berinteraksi dengan rekan-rekan karyawan Mozilla lainnya untuk bisa mengenal mereka lagi serta berkolaborasi dengan lebih baik di masa yang akan datang.

Pertemuan Pelokalan Mozilla Asia Tenggara di Hanoi

Pertemuan pelokalan (localisation) Mozilla kawasan Asia Tenggara tahun ini diselenggarakan pada pertengahan November di Hanoi, Vietnam. Acara kali ini dihadiri oleh kawan-kawan pelokal dari Mozilla Filipina, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Thailand, Indonesia, dan, tentunya, Vietnam. Selain itu, ada pula kawan-kawan dari Mozilla Amerika Serikat dan Jerman.

Beberapa tim mengemukakan kendala yang dihadapi, yang pada gilirannya dapat memberikan gambaran potensi masalah yang bisa jadi juga akan ditemui tim-tim lain di masa depan. Kawan-kawan dari Malaysia, misalnya, mendapati semakin sulitnya merekrut dan mengelola sukarelawan pelokal baru. Kawan-kawan dari Filipina, di sisi lain, menjumpai masalah pelestarian bahasa yang lebih serius karena Pemerintah Filipina dirasa belum terlalu bersungguh-sungguh mengamanatkan pengajaran bahasa Tagalog dalam kurikulum pendidikan di sekolah-sekolah dasar dan sekolah-sekolah menengah.

Di sini kami juga berbagi kiat dan saran. Yang menurut saya paling menarik adalah langkah yang ditempuh kawan-kawan dari Kamboja yang mengupayakan kerja sama dengan pemerintah setempat, khususnya dengan otoritas pendidikan dan kebudayaan. Hal ini penting karena perkembangan dan pengembangan peradaban mau tidak mau akan terus-menerus menempatkan kita pada situasi di mana bahasa Inggris akan menjadi semakin familier dalam interaksi berbasis teknologi komunikasi dan informasi sehari-hari, meninggalkan bahasa-bahasa lokal berjuang sendiri agar tidak tergerus derasnya arus modernisasi dan globalisasi.

Kami dari Indonesia berusaha untuk melakukan perbaikan yang berkelanjutan. Dalam konteks pembangunan pelokalan baru, potensi permintaan-permintaan pelokalan bahasa daerah kemungkinan akan terus bermunculan seiring kesadaran dan kepedulian akan pentingnya pelestarian bahasa ibu. Diperlukan penjaminan mutu awal yang baik sejak tahap perencanaan dan pelaksanaan, seperti prasyarat ketersediaan dan kebersediaan penutur jati dalam tim, pembiasaan interaksi dengan antarmuka aplikasi yang disepakati, dan pemenuhan target secara bertahap dari proyek-proyek kecil menuju proyek-proyek besar. Sekadar informasi, permintaan pelokalan bahasa daerah yang saat ini sedang ditindaklanjuti adalah pelokalan bahasa Makassar.

Sementara itu, dalam konteks pengembangan pelokalan yang telah tersedia, tantangan terbesarnya adalah bagaimana mempertahankan kemanfaatan dan kepraktisan terjemahan tiap-tiap pelokalan. Dibutuhkan penjaminan mutu lanjutan di tahap pemantauan dan evaluasi, seperti pengukuran keberhasilan, penyesuaian target jangka panjang, dan penyelenggaraan pertemuan rutin tahunan. Saat ini telah tersedia empat bahasa daerah yang digarap yaitu bahasa Aceh, bahasa Sunda, bahasa Jawa, dan bahasa Gorontalo.

Fungsi bahasa sebagai alat komunikasi mesin akan perlahan-lahan menandingi fungsi asalinya sebagai alat komunikasi insani seiring pesatnya pergeseran interaksi dari manusia-ke-manusia menjadi manusia-ke-mesin-ke-manusia. Kecenderungan generasi muda yang lebih banyak menghabiskan waktu aktifnya berkomunikasi nonverbal dengan perantaraan berbagai gawai dan peranti alih-alih berkomunikasi verbal dan langsung dengan orang-orang di sekitarnya juga seakan mengiakan gejalanya. Peran serta kita semua sangatlah penting guna melestarikan bahasa-bahasa kita, salah satunya adalah dengan menjadikannya sebagai alat komunikasi pada situs-situs web yang kita kunjungi dan aplikasi-aplikasi perangkat lunak yang kita pakai sehari-hari.

Semoga bermanfaat!

Ditulis oleh : Armen Ringgo

Mozilla Umumkan Rebranding Firefox Lite dan Hadirkan Firefox ScreenshotGo Beta Untuk Pengguna di Indonesia

Mozilla, perusahaan nirlaba dan pemimpin teknologi internet global, telah meluncurkan Firefox Rocket November lalu di Jakarta. Peramban yang dirancang secara spesifik untuk melayani pengguna smartphone di Indonesia, sudah semakin dikenal dalam hal kecepatan, ukuran aplikasi yang kecil dan kemampuannya untuk memberikan pengalaman penjelajahan yang hemat data. Untuk merayakan ulang tahun pertamanya, pada hari ini (1/11) dalam sebuah acara konferensi pers di Atico by Javanegra yang dihadiri media cetak, elektronik, blogger, vlogger dan social media influencer, Mozilla mengumumkan bahwa Firefox Rocket resmi berubah nama menjadi Firefox Lite. Selain itu, Mozilla juga akan menjalin kerja sama dengan ExpressVPN untuk menyediakan pengalaman browsing yang lebih aman bagi para pengguna di Asia.

“Dengan lebih dari 130 juta pengguna smartphone, Indonesia tentunya merupakan salah satu pasar penting untuk mewujudkan misi Mozilla,” kata Joe Cheng, Head of Product Mozilla Asia. “Kami sudah melakukan beberapa penelitian untuk lebih memahami kebutuhan dan keinginan dari pengguna smartphone di Indonesia, dan kami juga merancang Firefox Lite berdasarkan hasil penelitian tersebut. Tentunya kami semua di Mozilla sangat gembira untuk bisa menyaksikan bagaimana browser ini mendapatkan sambutan dan reaksi yang sangat positif dari para pengguna selama setahun terakhir.”

Berdasarkan data internal Mozilla, Firefox Lite telah menghemat lebih dari 4,000 jam (kurang lebih 166 hari/5 bulan) waktu pengguna sejak Firefox Lite diluncurkan. Mozilla juga memberikan estimasi bahwa mode Turbo dari Firefox Lite, yang dapat digunakan untuk memblokir konten pihak ketiga seperti iklan di halaman web, telah menghemat lebih dari 25,000 jam (lebih dari tiga tahun) waktu pengguna selama satu tahun terakhir. Tidak heran jika Firefox Lite adalah salah satu browser dengan nilai rating tertinggi (4.6 bintang) di Google Play Store, bahkan lebih tinggi dari browser lain yang cukup populer di Indonesia. Untuk meraih lebih banyak pengguna di Indonesia, Firefox Lite juga telah tersedia dalam bahasa Indonesia, bahasa Jawa dan bahasa Sunda.

Ukuran dari Firefox Lite kurang dari 3,5MB, atau hanya 10% dari ukuran sebagian besar browser yang ada di pasaran. Karena ukuran aplikasi yang ringan, pengguna dapat terus menggunakan update terbaru dari Firefox Lite tanpa harus khawatir akan penggunaan data yang besar. Hal ini juga sangat penting untuk pasar seperti Indonesia, mengingat hampir setengah (46%) dari pengguna internet seluler di negara ini tidak menggunakan layanan broadband (3G/4G) seperti yang tertera di laporan We Are Social versi tahun ini.

Untuk mempermudah semakin banyak pengguna smartphone menjelajahi dunia web, Mozilla terus melakukan investasi untuk memperkuat lini produk sekaligus membangun kemitraan strategis di Asia. Hari ini, Mozilla juga mengumumkan kerjasama dengan ExpressVPN di wilayah Asia. “Kami bangga dapat melihat pesatnya tingkat pengadopsian Firefox Lite dan juga untuk bisa memberikan pengalaman browsing aman menggunakan ExpressVPN. Kami melihat VPN sebagai alat penting untuk mewujudkan keamanan dan privasi berinternet. Melalui kemitraan ini, kami dapat mewujudkan pengalaman penggunaan smartphone yang lebih baik lagi,” ujar Charles P.C Chen, Head of Business Development, Mozilla Asia.

Mozilla bertujuan untuk membentuk internet sebagai sumber daya masyarakat dunia, dan juga terbuka dan aman untuk masyarakat Indonesia. Kini, para pengguna di Indonesia dapat menikmati masa uji coba di ExpressVPN secara eksklusif selama tujuh hari dengan gratis di smartphone Android mereka.

 

Firefox ScreenshotGO beta

Pada kesempatan yang sama, Mozilla juga memperkenalkan aplikasi baru yang diluncurkan khusus untuk pengguna Android Indonesia, yaitu Firefox ScreenshotGo beta. Apikasi ini bertujuan untuk membantu pengguna dalam mendokumentasikan informasi dari berbagai aplikasi lain. Dengan mengedepankan efisiensi dan kemudahan penggunaan, aplikasi ini dapat membantu pengguna untuk mengambil, mengatur dan mencari screenshots dalam hitungan detik. ScreenshotGO juga dilengkapi dengan fitur Text Recognition yang bisa membantu pengguna untuk menyalin tulisan dari screenshot saat diperlukan.

“Banyak pengguna internet Indonesia mengambil screenshot dari artikel dan berbagai informasi menarik lainnya dari media sosial melalui browser mereka. Kami memahami bahwa pengguna juga menghabiskan banyak waktu di dalam berbagai aplikasi. Dengan Firefox ScreenshotGo, kami ingin membantu pengguna untuk mengambil, mengatur dan menemukan screenshot yang telah diambil dari berbagai aplikasi. Fitur yang paling menyenangkan adalah Text Recognition yang memungkinkan pengguna menemukan kembali konten relevan pada web dengan cepat,” tambah Cheng

 

Unduh Sekarang

Firefox Lite: https://mzl.la/2 elSEd

Firefox ScreenshotGo beta: https://mzl.la/2zbs6Ab

 

Tentang Mozilla

Mozilla adalah pelopor dan pendukung Open Web selama lebih dari 15 tahun. Kami menciptakan dan mempromosikan standar terbuka yang memungkinkan inovasi dan memajukan Web sebagai platform untuk semua orang. Hari ini, ratusan juta orang menggunakan Mozilla Firefox untuk menjelajahi Web di komputer, tablet, dan perangkat seluler. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.mozilla.org.

Selengkapnya

Firefox terbaru diluncurkan dengan Enhanced Tracking Protection

Di Firefox, kami selalu berusaha untuk membuat fitur yang sejalan dengan misi Mozilla untuk memberikan kontrol akan data dan privasi pengguna ketika berinteraksi secara daring. Baru-baru ini kami mengumumkan pendekatan Anti-pelacakan dimana kami membicarakan tentang 3 fitur kunci yang kami fokuskan untuk membantu pengguna merasa aman ketika mereka berseluncur di web. Dengan rilis hari ini, kami membuat kemajuan untuk "menghapus pelacakan antar-situs" dengan apa yang kami sebut Enhanced Tracking Protection. Untuk menyeimbangkan preferensi baru ini dengan pengalaman yang pengguna ingin dan harapkan, kami meluncurkan fitur ini tanpa menjadikannya preferensi baku dan memulai dengan kuki pihak-ketiga. Anda bisa mempelajari lebih lanjut tentang pendekatan kami di sini.

Selengkapnya

Sssttt, ada tiket #TIAJKT2018 harga spesial untuk anggota Mozilla Indonesia

Masih ingat kemeriahan Tech in Asia Jakarta 2017? Atau, kamu belum sempat hadir di konferensi teknologi dan startup ini tahun lalu? Jangan khawatir, karena tahun ini Tech in Asia Jakarta 2018 (#TIAJKT2018) hadir kembali dengan tidak kalah meriah dan penuh insight. Sedikit bocoran untuk kamu; tahun ini, kamu bisa mengakses 20+ tracks di #TIAJKT2018 hanya dengan satu tiket! Apa saja yang bisa kamu dapatkan di konferensi teknologi dan startup paling bergengsi di Indonesia ini?

Networking
Di #TIAJKT2018, kamu bisa melakukan networking bersama lebih dari 5.000 pegiat teknologi dan startup, loh! Siapa tahu, beberapa pemilik kartu nama yang kamu kumpulkan selama networking, kelak akan menjadi partner bisnis kamu?

Startup Factory
Bila kamu datang ke Tech in Asia 2017, kamu mungkin mengenal segmen ini dengan nama Bootstrap Alley. Tahun ini, di segmen pameran startup berubah nama menjadi Startup Factory. Di sini, ratusan startup bisa meningkatkan eksposur di hadapan ribuan pengunjung, calon pengguna, media, bahkan investor.

Speed Dating
Di segmen ini, startup dapat melakukan pitching kepada puluhan investor yang telah kami undang. Kami akan melakukan kurasi terhadap para startup yang ingin melakukan pitching, sesuai dengan preferensi investor.

Arena
Tech in Asia akan memilih startup terbaik yang akan beradu di Main Stage. Kamu bisa ikut menyaksikan serunya para startup terbaik mempresentasikan ide inovatif mereka di hadapan para juri untuk memperebutkan title bergengsi, lo!

Roundtables
Pernah menyimpan banyak pertanyaan setelah mengikuti sesi di konferensi teknologi? Di segmen Roundtables, kamu bisa berdiskusi mengenai startup dan teknologi bersama peserta yang jumlahnya terbatas, sehingga diskusimu pun lebih fokus.

Akses Video
Tahun ini, #TIAJKT2018 menyediakan akses video bagi kamu yang ingin menambah relasi sebanyak-banyaknya tanpa melewatkan bahasan segar di Content Stage.

 

Sebagai official community partner Tech in Asia Jakarta 2018, Mozilla Indonesia mengajakmu untuk turut hadir di Jakarta Convention Center, 23-24 Oktober 2018.

Sssstt, khusus untuk kamu, ada diskon tambahan sebesar 5% dari diskon yang sedang berjalan sekarang untuk pembelian semua tipe tiket! Jangan lupa, masukkan kode promo jkt18mozilla saat registrasi pemesanan tiket. Pesan tiketmu sekarang juga, ya!

Jadi, tunggu apa lagi? Segera pesan tiketmu di sini. Sampai jumpa di #TIAJKT2018! :)

Firefox Rocket Referral Program

Terima kasih karena telah berpartisipasi dalam Firefox Rocket Referral Campaign dan membagikan Firefox Rocket pada teman-teman Anda. Kampanye ini diakhiri lebih cepat karena sangat populer. Mohon tetap mendukung Firefox Rocket, dan terus mengikuti aktivitas kami berikutnya, mungkin Anda adalah pemenang selanjutnya.

Apabila Anda memiliki saran dan masukan, silakan menghubungi Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya

Terima kasih!

Firefox Rocket Segera Tersedia dalam Bahasa Jawa dan Sunda

Firefox Rocket merupakan salah satu kisah sukses Mozilla di Indonesia. Dan karena alasan itulah, Mozilla Foundation terus memberikan perhatian khusus pada pengguna Internet di negara besar ini karena jumlahnya yang cukup signifikan.

Di samping itu, pengguna Internet di Indonesia memiliki karakteristik yang majemuk. Kebudayaan dan bahasanya sungguh kaya sehingga tidak cukup hanya dengan menyediakan produk dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Mozilla paham bahwa banyak orang Indonesia yang lebih banyak menggunakan dan lebih nyaman menjelajahi Internet dengan bahasa daerah mereka itu. Sayangnya, belum banyak dukungan untuk bahasa-bahasa daerah di tanah air.

Selengkapnya

Common Voice Hadir dalam Lebih Banyak Bahasa

Kami kabarkan dengan gembira bahwa Common Voice, inisiatif Mozilla untuk menghimpun semua data suara manusia untuk dipakai dalam teknologi suara, akan menghadirkan lebih banyak bahasa! Berkat upaya yang luar biasa dari komunitas Mozilla dan para mitra kami yang sangat aktif, sekarang Anda dapat mendonasikan suara Anda dalam bahasa Jerman, Perancis dan Welsh, dan kami tengah mempersiapkan peluncuran 40 bahasa lainnya lagi. Namun, ini hanyalah permulaan. Kami ingin Common Voice menjadi alat bagi komunitas apapun untuk menyediakan teknologi suara dalam bahasa mereka sendiri.

Karena kami meluncurkan Common Voice Juli lalu, kami telah berhasil mengumpulkan ratusan ribu sampel suara dalam bahasa Inggris melalui situs kami dan aplikasi iOS. November lalu, kami menayangkan versi pertama dataset Common Voice. Data ini telah diunduh ribuan kali dan kami mencatat data ini telah dipakai dalam produk-produk suara komersial dan piranti lunak open source seperti Kaldi dan proyek Deep Speech, mesin pengenal suara Mozilla sendiri.

Hingga kini, Common Voice baru tersedia dalam bahasa Inggris. Akan tetapi, Common Voice selalu bertujuan mendukung banyak bahasa sehingga kami bisa memenuhi misi kami untuk membuat teknologi suara lebih terbuka, dapat diakses dan lebih inklusif bagi siapapun. Itulah alasan mengapa upaya utama kami selama beberapa bulan terakhir berfokus pada pertumbuhan dan pemberdayaan komunitas-komunitas bahasa untuk meluncurkan Common Voice di berbagai belahan dunia, dalam bahasa dan dialek setempat.

Di samping melokalkan situs ini, komunitas-komunitas ini mengisi Common Voice dengan kalimat-kalimat yang bebas dari hak cipta sehingga dapat dibaca semua orang yang memiliki karakteristik wajib tersebut untuk dataset berkualitas tinggi. Mereka juga membantu mempromosikan situs ini di negara-negara mereka, membangun sebuah komunitas kontributor, dengan tujuan menaikkan jumlah total jam data yang tersedia dalam setiap bahasa.

Selain bahasa Inggris, kami sekarang tengah menghimpun sampel-sampel suara dalam bahasa Perancis, Jerman dan Welsh. Dan telah ada lebih dari 40 bahasa lainnya yang tengah dalam pengerjaan - tidak hanya bahasa-bahasa besar seperti bahasa Spanyol, Mandarin atau Rusia, tetapi juga bahasa-bahasa yang lebih kecil seperti Frisian, Norwegia atau Chuvash. Bagi kami, bahasa-bahasa yang lebih kecil ini penting karena mereka kadang kurang terlayani dengan baik oleh layanan-layanan pengenal suara komersial yang sudah ada. Dengan menyediakan data tersebut, kami dapat memberdayakan para entrepreneur dan komunitas untuk mengatasi kesenjangan ini sendiri.

Membidik banyak bahasa menandai sebuah langkah besar bagi Common Voice dan kami berharap hal ini juga langkah besar bagi teknologi suara secara umum. Membuat teknologi suara lebih terbuka tak hanya akan menyingkirkan kendala bagi inovasi global, tetapi juga kendala akses terhadap informasi. Hal ini terutama ditemui pada masayarakat yang secara tradisional memiliki akses lebih rendah - misalnya kelompok tuna netra, orang-orang yang tidak pernah belajar membaca, anak-anak, para manula dan masih banyak lagi yang lain.

Kami sangat bersemangat menyaksikan bertambahnya dukungan yang kami dapatkan dalam membangun dataset suara multibahasa yang terbesar di dunia ini. Anda juga bisa membantu kami sekarang dengan mendonasikan suara Anda. Anda juga bisa menggunakan aplikasi iOS. Jika Anda hendak membantu dengan menyediakan Common Voice dan teknologi suara dalam bahasa Anda, kunjungi laman bahasa kami. Dan jika Anda merupakan bagian dari sebuah organisasi dan memiliki gagasan untuk ikut serta dalam proyek ini, silakan hubungi kami ( Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya ).

Forum kami memberikan lebih banyak rincian mengenai cara-cara untuk membantu, dan tempat yang tepat untuk bertanya dan bertemu dengan komunitas.

Ucapan Terima Kasih Khusus

Kami ucapkan terima kasih pada Grup Penasihat Suara kami, yakni mereka yang telah menjadi penasihat pakar dan kontributor untuk proyek Common Voice:

  • Francis Tyers??Asisten pengajar di Computational Linguistics, Higher School of Economics, Moskow
  • Gilles Adda??Ilmuwan suara
  • Thomas Griffiths??Pegawai Layanan Digital, Office of the Legislative Assembly, Australia
  • Joshua Meyer?? kandidat PhD dalam Speech Recognition
  • Delyth Prys??Teknologi bahasa di pusat penelitian Bangor University
  • Dewi Bryn Jones??Teknologi bahasa di pusat penelitian Bangor University
  • Wael Farhan??MS dalam Machine Learning dari UCSD, saat ini meneliti Arabic NLP di Mawdoo3.com
  • Eren Glge??Ilmuwan pembelajaran mesin yang saat ini mengerjakan TTS untuk Mozilla
  • Alaa Saade??Ilmuwan Senior Pembelajaran Mesin @ Snips (Paris)
  • Laurent Besacier??Pengajar di Universit Grenoble Alpes, NLP, pemrosesan suara, bahasa bersumber daya rendah
  • David van Leeuwen??Pakar teknologi ujaran
  • Benjamin Milde??kandidat PhD di NLP/pemrosesan ujaran
  • Shay Palachy??M.Sc. dalam Ilmu Komputer, Pimpinan Ilmuwan Data dalam sebuah usaha rintisan

***

Common Voice melengkapi karya Mozilla di bidang pengenalan ujaran, yang dijalankan dengan nama proyek Deep Speech, sebuah mesin pengenalan suara open-source yang mendekati akurasi manusia, yang dirilis November 2017. Bersama dengan dataset Common Voice kami yakin teknologi ini bisa dan akan memungkinkan terjadi gelombang produk dan layanan inovatif serta bahwa teknologi ini seharusnya terbuka bagi siapa saja.

Sumber : medium.com

Diterjemahkan oleh Akhlis Purnomo.

Firefox Rocket Terbaru Kini Sudah Dilengkapi Dengan Fitur Multi-Tab

Mozilla akhirnya meluncurkan fitur yang paling ditunggu-tunggu pada Firefox Rocket, yaitu fitur Multi-Tab pada update yang terbaru. Dengan fitur Multi-Tab, kamu bisa dengan mudah membuka dan berpindah-pindah tab!

6 bulan lalu, Mozilla memperkenalkan Firefox Rocket, browser Android yang cepat dan ringan yang dibuat untuk pengguna di Indonesia. Firefox Rocket mendapatkan rating 4.5 pada Play Store dan mendapatkan begitu banyak tanggapan yang positif dari para penggunanya.

Fitur Multi-Tab

Dengan begitu antusiasnya respon dari pengguna di Indonesia, Mozilla melanjutkan dan mendengarkan kebutuhan user dan berusaha meningkatkan pengalaman pengguna (user experience). Fitur Multi-Tab adalah fitur yang paling banyak diminta dari banyak pengguna dan akhirnya sekarang sudah tersedia untuk digunakan. Pengguna Firefox Rocket sekarang bisa membuka banyak tab sekaligus, entah itu situs belanja ataupun situs sosial, dan menjadi multitasking sebagaimana dibutuhkan dan bisa menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dengan efisien.

Fitur Screenshots

Sebagai tambahan dari fitur Multi-Tab, jangan lupa untuk mencoba fitur Screenshot yang sangat berguna. Dengan satu sentuhan saja pada toolbar, pengguna bisa menyimpan keseluruhan halaman untuk membacanya secara offline, dan link nya juga tersimpan secara otomatis, jadi pengguna bisa mengunjungi kembali situs tersebut kapanpun.

Fitur Turbo Mode

Dengan Turbo Mode, Firefox Rocket melindungi pengguna dari tracking ads yang bisa memperlambat perangkat mobile dari pengguna. Pengguna tidak hanya bisa berselancar lebih cepat dan dijauhkan dari tracking ads yang terus mengikuti mereka di Web, ini juga berarti menghemat lebih banyak data dan mendapatkan ruang yang lebih banyak di layar pengguna untuk hal-hal yang memang menarik atau dibutuhkan oleh pengguna.

Firefox Rocket v2.0 telah tersedia untuk diunduh sekarang. Dapatkan versi terbaru dari Firefox Rocket di Play Store.

Survey perekrutan untuk uji coba konsep produk baru!

Untuk setiap anda yang profil dan waktunya terseleksi, kami menyediakan honorarium sebesar Rp. 600.000,- MAP Gift Voucher dan Mozilla T-shirt. sebagai ucapan terima kasih kami atas waktu dan masukan anda.

Isi Form : https://goo.gl/forms/2wzZe4P77FQFWT1v1

Halaman 1 dari 7