Banner

ava mozillians

ava reps

Froyo Framework Talk - Creating CI / CD Infrastructure

Continuous Integration dan Continuous Deployment adalah sebuah cara yang saat ini sedang banyak sekali dipakai oleh developer individu maupun perusahaan teknologi untuk melakukan otomatisasi workflow. Sudahkah kalian menerapkan metode ini dalam workflow kalian atau kantor? Atau mungkin masih belum tahu apa itu CI / CD tersebut?

Mozilla Indonesia dan Froyo Framework bekerjasama dalam sesi-sesi talk tentang Continuous Integration dan Continuous Deployment secara bertahap, dan mengupas habis apa itu CI / CD, dalam tiga kali pertemuan. Untuk pertemuan terakhir ini akan membahas tentang membuat infrastruktur Continuous Integration dan Continuous Deployment yang akan dibawakan oleh Adityo Pratomo dan Purwandi dari Froyo Framework.

Catatan:

  • Peserta tidak perlu membawa laptop, karena isinya hanya paparan
  • Tidak ada syarat apa-apa untuk mengikuti, terbuka untuk siapapun

Acara ini akan diadakan pada:
Hari / Tanggal : Rabu / 25 April 2018
Pukul : 19.00 - 21.00
Tempat: Mozilla Community Space Jakarta, Gedung TIFA - ANNEX Suite Jl. Kuningan Barat I no.26 Jakarta Selatan

Perlu kami beritahukan, acara ini gratis dan tidak berbayar, dan kami tidak akan menyediakan makan malam, namun tersedia berbagai minuman dan snack/kue yang dapat dikonsumsi secara gratis oleh peserta secara free flow.

Sampai berjumpa!

Registrasi: eventbrite.com

Froyo Framework Talk - CI/CD & Container

Continuous Integration dan Continuous Deployment adalah sebuah cara yang saat ini sedang banyak sekali dipakai oleh developer individu maupun perusahaan teknologi untuk melakukan otomatisasi workflow. Sudahkah kalian menerapkan metode ini dalam workflow kalian atau kantor? Atau mungkin masih belum tahu apa itu CI / CD tersebut?

Mozilla Indonesia dan Froyo Framework bekerjasama dalam sesi-sesi talk tentang Continuous Integration dan Continuous Deployment secara bertahap, dan mengupas habis apa itu CI / CD, dalam tiga kali pertemuan.

Untuk pertemuan kedua ini akan membahas tentang Continuous Integration dan Continuous Deployment Container yang akan dibawakan oleh Adityo Pratomo dan Purwandi dari Froyo Framework.

Catatan:

  • Peserta tidak perlu membawa laptop, karena isinya hanya paparan
  • Tidak ada syarat apa-apa untuk mengikuti, terbuka untuk siapapun

Acara ini akan diadakan pada:

  • Hari / Tanggal : Rabu / 11 April 2018
  • Pukul : 19.00 - 21.00
  • Tempat: Mozilla Community Space Jakarta, Gedung TIFA - ANNEX Suite Jl. Kuningan Barat I no.26 Jakarta Selatan

Perlu kami beritahukan, acara ini gratis dan tidak berbayar, dan kami tidak akan menyediakan makan siang, namun tersedia berbagai minuman dan snack/kue yang dapat dikonsumsi secara gratis oleh peserta secara free flow.

Sampai berjumpa!

Registrasi : Eventbrite

How to Contribute to Mozilla: L10n

Mozilla adalah organisasi non-profit bangga didedikasikan untuk menjaga Web di tangan pengguna. Kami adalah komunitas global pengguna, kontributor dan pengembang yang bekerja untuk berinovasi. Apakah Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang siapa kita, bagaimana menjadi bagian dari Mozilla atau hanya di mana untuk menemukan kami, Anda telah datang ke tempat yang tepat. Proyek-proyek Mozilla banyak dipakai orang-orang dari segala penjuru dunia. Memiliki proyek dengan bahasa lokal akan membantu menciptakan pengalaman proyek yang lebih familiar bagi para pengguna. Bergabunglah jika ingin mencoba berkontribusi di proyek-proyek Mozilla melalui pelokalan produknya. L10n (localization) adalah salah satu proyek Mozilla yang melibatkan penerjemahan proyek-proyek Mozilla dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia.

Peserta tidak perlu mempunyai kemampuan teknis untuk ikut acara ini, namun karena acara ini berbentuk hands-on/workshop, maka peserta dianjurkan untuk membawa laptop masing-masing.

Acara ini akan dipandu oleh Mozillan dan Kontributor L10n Lidya Christina serta dibantu oleh Mozilla Rep Irayani Queencyputri, dan akan diadakan pada:

Hari / Tanggal: Selasa / 3 April 2018
Pukul : 19.00 - 21.00
Tempat: Mozilla Community Space Jakarta, Gedung TIFA - ANNEX Suite Jl. Kuningan Barat I no.26 Jakarta Selatan

Perlu kami beritahukan, acara ini gratis dan tidak berbayar, dan kami tidak akan menyediakan makan malam, namun tersedia berbagai minuman dan snack/kue yang dapat dikonsumsi secara gratis oleh peserta secara free flow.

Sampai berjumpa!

Registrasi : Eventbrite

Asyiknya Browsing Tanpa Notifikasi Pengganggu

Perhatian Anda di dunia maya tidak ternilai harganya. Itulah kenapa semua situs web ingin mendapatkan perhatian Anda dengan terus mengirimi notifikasi konten terbaru mereka. Notifikasi semacam ini terasa mengganggu bahkan menjengkelkan. Versi terbaru Firefox untuk desktop memungkinkan Anda memblokir semua permintaan notifikasi dan permintaan sejenisnya.

Begini caranya

Anda bisa temukan pengaturan untuk memblokir permintaan munculnya notifikasi di Options > Permissions > Notification Settings > Block new requests asking to allow notifications. Untuk pengguna Mac, Preferences > Permissions > Settings > Block new requests untuk mengizinkan munculnya notifikasi.

Anda juga bisa mengubah pengaturan untuk situs atau aplikasi web yang menghendaki izin akses terhadap lokasi, kamera dan mikrofon perangkat Anda.

Pengaturan notifikasi ini akan memblokir semua yang memakai Push protocol standar web. Jika Anda enggan memblokir semua situs web, Anda bisa memberikan pengecualian pada situs yang boleh mengirimkan notifikasi. Jika situs-situs yang Anda itu sudah pernah meminta izin mengirimkan notifikasi, akan ada pemberitahuan di daftar tersendiri.

Beberapa situs masih bisa lolos dari pembatasan ini dan pemblokir notifikasi popup yang memakai teknologi HTML5 terbaru. Tapi seringnya notifikasi popup semacam ini lebih menjengkelkan pengguna internet. Komunitas Mozilla tengah mengerjakan sebuah proyek open-source untuk menemukan pop-up tadi dan memblokir semuanya. Pengembang Ehsan Akhgari sedang membuat sebuah add-on untuk memblokir popup di Firefox. Jika Anda tahu sebuah situs yang memiliki popup yang membandel, beritahukan pada Ehsan Akhgari dan timnya di sini.

Kata Ehsan,“Mozilla tengah mengumpulkan dataset berisi popup in-page yang dibuat dalam HTML. Popup ini semua dibuka pada waktu yang bervariasi, seperti saat memuat laman, menjelajah laman, sedang tidak aktif, berganti laman atau kembali ke sebua tab, dan sebagainya. Kami menghargai bantuan Anda dalam pengumpulan dataset melalui pengumpulan URL laman tempat popup seperti itu bisa ditemukan. Anda bisa menemukan contohnya di tangkapan layar berikut ini. Dataset yang dihasilkan akan tersedia di bawah lisensi Creative Commons BY 4.0 (Creative Commons Attribution 4.0 International).”

Hanya saja, tak semua popup itu buruk. Sebagian situs menggunakan popup untuk memberitahukan informasi penting bagi pengguna mengenai akun mereka. Ehsan dan timnya bekerja keras menemukan cara untuk memilah popup yang positif dari yang negatif.

Untuk mengaktifkan pemblokiran popup permintaan notifikasi, Anda bisa memblokir versi terkini Firefox di sini.

Sumber: blog.mozilla.org

Diterjemahkan oleh Akhlis Purnomo.

#MozKopdarMKS - Berkenalan dengan Firefox

#MozKopdarMKS adalah acara kopdar atau offline meetup para Mozillian di Makassar. Setelah lama tidak dilaksanakan, #MozKopdarMKS kembali diadakan di Makassar.

Pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai:

  1. Firefox Quantum yang jauh lebih cepat dari versi browser sebelumnya
  2. Firefox Rocket peramban mobile yang khusus dibuat untuk masyarakat Indonesia dengan ukuran yang sangat ringan dan bisa menghemat paket data
  3. Workshop singkat membuat extensions sederhana pada peramban Firefox

Acara ini akan dipandu oleh Muh. Fachrul Razy, salah satu Mozilla Tech Speaker di Indonesia, dan diadakan pada:

Hari / Tanggal: Kamis / 29 April 2018
Pukul: 19.30 WITA - selesai
Lokasi: Warkop Ogi'e Abdesir, Jl. Abdullah Dg. Sirua, Makassar. (Google Map)
Registrasi : Eventbrite

Perlu kami beritahukan, acara ini terbuka untuk umum, gratis dan tidak berbayar, serta akan disediakan konsumsi ringan untuk para peserta.

Sampai berjumpa!

Via Petisi, Mozilla Desak Facebook Hormati Privasi Pengguna

Baru-baru ini satu skandal yang melibatkan Facebook terbongkar lagi. Informasi milik tak kurang dari 50 juta pengguna layanan jejaring sosial itu ternyata dipakai begitu saja oleh Cambridge Analytica, sebuah perusahaan swasta. Masalahnya informasi pribadi yang diunggah ke Facebook tadi dipakai tanpa meminta persetujuan dan sepengetahuan dari para pengguna. Dan ini bukan hal yang bisa dianggap sepele, terutama jika kita mengaku memiliki perhatian pada gerakan untuk mewujudkan internet yang terbuka, sehat dan setara.

Selengkapnya

Net Neutrality: Apa Itu dan Kenapa Harus Peduli?

Istilah ‘net neutrality’ (netralitas internet) kerap disebut oleh Mozilla sebagai salah satu misi utamanya. Tapi seberapa banyak kita tahu soal ini? Jangan jangan kita hanya sok tahu dan berasumsi kita sudah tahu padahal keliru?

Nah, di sini kita akan mengupas sekilas mengenai isu penting ini untuk teman-teman yang belum tahu persis arti istilah itu dan mengapa kita semua sebagai pengguna internet perlu memperhatikan dan memperjuangkannya sebelum terlambat.

Dalam misinya, Mozilla berkomitmen untuk melindungi jaringan internet sebagai sumber daya yang bisa diakses siapa saja tanpa mengenal batasan geografis, negara, dan sebagainya. Mozilla menjadikan ini sebagai landasan dan prinsip dalam setiap langkahnya.

Lalu kenapa teman-teman perlu memperhatikan isu ini dan bahkan terlibat aktif di dalamnya?

Kita sehari-hari menggunakan internet dan kita hanya peduli pada kecepatan mengunduh file-file multimedia yang kita ingin nikmati, atau mengakses situs-situs favorit, dan mengunggah sebanyak mungkin status di akun media sosial. Kalau kita sudah bisa melakukan itu semua dengan mudah, cepat dan murah, rasanya sudah sangat puas sekali, bukan?

Intinya, dalam prinsip net neutrality, tidak ada badan (baik itu pemerintah atau swasta) yang secara sepihak menentukan konten yang bisa dikonsumsi khalayak luas melalui sambungan internet.

Tapi sudah sifat manusia adalah tidak peduli dengan nikmat yang ia miliki sebelum akhirnya nikmat itu dicabut. Semua aktivitas kita di internet itu bisa saja sekarang kita lakukan secara bebas dan cepat dan relatif murah, tetapi siapa atau apa yang bisa menjamin kondisi itu akan berlangsung seterusnya?

Bayangkan teman-teman mengemudi di sebuah jalan yang di dalamnya semua kendaraan di semua lajur diperlakukan sama. Tidak ada yang diprioritaskan atau dihalangi. Mau mobil mewah orang kaya atau truk pickup penjual sayur tidak dibedakan. Mobil mewah dan pickup mau ke arah manapun juga tidak dihalangi.

Kebebasan dan kesetaraan inilah yang Mozilla ingin lindungi. Ini karena dalam sejumlah kasus, ada perusahaan/ lembaga yang bekerjasama dengan penyedia layanan internet (ISP) untuk memanipulasi akses internet demi kepentingan mereka. Pemerintah atau bisnis memiliki kekuatan besar (baik kekuatan hukum atau dana) untuk memblokir konten yang dianggap tidak sesuai dengan berbagai kepentingan mereka.

Dan mengapa kebebasan ini penting? Karena ini berkaitan erat dengan tegaknya demokrasi pula. Saat akses menuju informasi di internet diblokir oleh pihak-pihak tertentu (misalnya rezim di suatu negara) hanya karena muatannya berseberangan dengan pandangan politik yang dimiliki penguasa atau merugikan kepentingan ekonomi korporasi tertentu, masyarakat umum seperti kita tidak akan tahu bahwa kita sebenarnya sedang ‘dicekoki’ informasi yang kurang berimbang dan kurang netral karena hanya bersumber dari sebagian pihak. Dan bila masyarakat terus diberikan informasi dan data yang hanya membela satu kelompok, bagaimana mereka bisa membandingkan dan menentukan sikap mereka sendiri?

Jika kita tidak begitu tertarik dengan isu demokrasi yang terdengar mengawang-awang, pikirkan ini:terampasnya net neutrality dari tangan kita berarti juga terampasnya hak kita untuk menikmati internet MURAH.

Apa pasal?

Mari kita ambil contoh kasus Netflix di AS. Di tahun 2014, sebelum aturan net neutrality diberlakukan di AS, para pengguna layanan salah satu ISP besar di sana yang bernama Comcast mengeluhkan lambatnya koneksi saat mengakses layanan streaming itu. Begitu Netflix sepakat untuk membayar Comcast lebih tinggi, kecepatan akses Netflix via Comcast kembali pulih. Apakah Netflix dengan sukarela merogoh kantongnya sendiri untuk itu? Tentu tidak. Mereka membebankan biaya untuk melancarkan koneksi tadi pada para konsumennya sebab bisnis mana yang mau merugi? Nah, di sinilah kita baru merasakan dampaknya secara langsung.

Intinya, dalam prinsip net neutrality, tidak ada badan (baik itu pemerintah atau swasta) yang secara sepihak menentukan konten yang bisa dikonsumsi khalayak luas melalui sambungan internet, atau - dalam kasus Netflix dan Comcast - menentukan kecepatan aksesnya.

Jadi, masih tidak peduli dengan isu net neutrality?

Sumber : Mozilla's Dixon Says No One Country Should Regulate Internet

Ditulis oleh Akhlis Purnomo.

Public Speaking, Mozilla Tech Speaker

Public speaking adalah cara atau seni berbicara di depan umum. Banyak orang merasa public speaking adalah hal yang menakutkan. Mereka menjadi merasa tidak ada yang ingin disampaikan, sehingga berbicara di depan umum menjadikan seseorang tampak canggung di depan banyak orang.

Melalui MozBelajar yang diadakan oleh Mozilla Tech Speakers ini, Mozilla Tech Speaker Ahmad Munif akan mengajak Anda belajar tentang public speaking.

Hari / Tanggal : Sabtu / 24 Maret 2018
Pukul : 14.00 - 17.00

Tempat:
Mozilla Community Space Jakarta
Gedung TIFA - ANNEX Suite
Jl. Kuningan Barat I no.26 Jakarta Selatan

Perlu kami beritahukan, acara ini gratis dan tidak berbayar, dan kami tidak akan menyediakan makan siang, namun tersedia berbagai minuman dan snack/kue yang dapat dikonsumsi secara gratis oleh peserta secara free flow.

Sampai berjumpa!

Daftar : eventbrite.com

Syncing Product Design with Developer and User

Seperti yang kita ketahui bahwa biasanya untuk startup yang masih baru dengan minimnya developer, designer, dan deadline, juga mengejar pengalaman pengguna yang baik, mereka mengabaikan salah satu dari aspek tersebut. Pengalaman pengguna yang inspiratif dibangun dengan produk hebat, yang memerlukan desain intuitif dan coding yang berkualitas. Melalui materi ini diharapkan peserta dapat mencapai hal tersebut dan diterapkan pada pengalaman berikutnya.

Speaker
Prima Yogi Loviniltra
Co-Founder, Figurative.co & eKantin

Host
Yofie Setiawan
UI/UX Designer, Yopdesign

Mozilla Community Space Jakarta
Tuesday, 27 March 2018, 7PM

Daftar : eventbrite.com

Halaman 1 dari 11